BENALU

benalu-trekearthAku malu kepada waktu, kau lancang ubah hariku menata siang. Padahal tempat sudah memberiku pesan singkat: “Oke, di sebelah pohon sukun kesukaanmu.” Tapi aku tahu pohon itu mudah cemburu.

Ia cemburu pada benalu yang menyedot tubuhnya  setiap waktu. Daun kerontang kau layangkan pada jam. Lalu kau bisikkan: “Pertemuan tak bakal dihadiri alang-alang. Ia  sudah melukai siang.”

Pada jam yang kau tentukan waktu berenang ke tepian. Dari pinggir kulihat kau menggigit bibir dan mengunyah luka hingga resah.

Yogya 2010


About this entry