DOA DALAM BANTAL

bantal-giling-faqsSemoga kau tidak bosan bila kusebut namamu di awal berjuta kegiatan. Lalu kusingkap pula namamu di penutup kegiatan. Barangkali kau tertawa ketika aku terpeleset menyebutmu saking aku tergesa. Bahkan ketika sengaja aku melupakanmu sebab aku punya kepentingan lain yang malu bila kau tahu. Atau sebetulnya aku sudah tak punya rasa malu? Kau pasti lebih tahu.

Kau selalu merekam upacaraku di setiap pecan. Berulang tanpa bosan

Doa-doa kususupkan dalam bantal kecil merahmu, bantal yang setia menyangga mimpiku, agar demam melandamu surut, agar sakit di tubuhmu menyusut, agar kedua sahabat kecilku menjagamu tak beringsut. Doa dan bantal itu menyatu menguatkanmu.

Kau selalu menghapus rekaman itu tanpa kutahu. Berulang tanpa ragu

Yogya 2010


About this entry