PASAR KLEWER, SUARA NYARING MELIPAT HARGA DAN DENTING KAIN

pasar-klewer-jonadoctor
Kau mendesakku di selasar yang sesak, di udara mampat berputar di antara ratusan meter kain, blacu atau mori yang kau batiki dengan lilin coklat sambil bersijingkat.

Bau yang kau tanam di antara angka dan harga berdesing, saling melenting di siang bising. “Kenapa kau ragu menanting apa yang sudah kau sunting,” tanyamu memurukkanku pada siang yang sumuk.

Di pusaran kain yang merekam suara bising itu terasa nyaliku semakin asing.

Yogya 2010


About this entry