GURITA MERAKSASA ATAWA MEREKAYASA

gurita2

Di kota pendusta itu tersedia berbagai peraga: wajah jengah, karet penggantung muka, bibir pembersih kata dan hati tanpa suara. Tinggal pIlih apa kau suka, tak berbea, tak berasa, asal bisa jaga rahasia.

Gurita yang kau sebut raksasa itu sudah melangkah menuju kotaku dipenuhi penyerakah mengantongi dusta di segala celah. Kenapa mukamu lelah padahal belum ditabalkan sebagai penjarah?

Gurita yang kau cerita ternyata membuka sejuta dusta oleh siapa untuk apa. Orang-orang sibuk mengaca wajah mereka agar luka tak menyemai bibirnya.

Yogya Awal 2010


About this entry