DI ATAS KETINGGIAN 20.000 KAKI TANGAN

pesawat

Menunggu waktuku di ruang makanmu, memandang lalu-lalang pesawat dibebat jadwal ketat jam berkarat. Perhatian! Perjalanan ke kota tujuan ditunda, sekian nama tertinggal di beranda. Ratusan gumam meruntuhkan geram.

Penumpang gelap harap bertiarap, sebentar lagi gerombolan awan pekat lewat. Sabuk pengaman biarkan sibuk bersitegang, jangan lupa hitung detak jantung lalu jadikan nada sambung.

Telepon harap digenggam, biarkan ia diam sampai tanda mendarat berkeringat dan ruang kedatangan berdesakan dilempari kopor tak bertuan. Siapa lapor hilang badan?

Yogya Desember 2009


About this entry