MENUJU SENYAP

Kabar itupun menyergap saat pagi mengendap: seorang sahabat menuju senyap. Ia belum genap tiga dasa usia
Dalam sunyi ia melaju sendiri, tak ada nyanyi mengiringi

Kabut asa yang ia genggam ia titipkan pada malam
Ketika Izrail menyapa pelan ia hanya bergumam menitip salam, “Lawanlah terus virus yang memberangus!”

Pada jam yang terus terpejam ia berpamitan

Yogya 2009

senyap


About this entry