BOM

drupadi-versus-dursasana Bom lagi?”, tanya Drupadi. Ia menduga Dursasana kalap karena gagal mengudar pakaiannya ketika para lelaki setengah hati

“Mengapa engkau diam?”, suaranya lantang memecah paseban. Para lelanang diam, “Ketika kekerasan semakin garang, ketika perempuan jadi korban!”

Meski Kresna curiga ia tak mampu menghadang ledakan
Mengapa bukan gada yang kau bawa, tapi peregang nyawa yang melantakkan beranda bukan padang Kurusetra?

Perang telah kau alihkan, bukan Bima yang kau lawan tapi siapa saja. Kau buta meski kau bukan Destrarata

Jakarta 17 Juli 2009


About this entry