SEKUTUKU

puisi-1Sekutuku itu selalu beradu dengan waktu. Dalam letak ada detak menggelegak yang memberiku jejak. Beribu pasak

Soal sepatu tak lalu memberimu mau. Liku jalan telah tunjukkan duka lama di sela kata luka. Berjuta tapak

Ringkuk tangismu yang melepas tawaku tak juga jadi rindu. Dalam debu ada batu menggerutu pilu. Satu sembilu

Yogya awal Juli 09


About this entry