EMAIL SAYA DIBAJAK

j0149068.JPGPekan lalu, bencana menebas hariku. Pagi seperti biasa, saya buka email di sriyadi@yahoo.com, eh tiga kali ditolak. ID dan password rasanya tak ada yang salah. Saya baru ngeh kalau ada sesuatu yang tak beres ketika saya buka email alternatif yang saya cantolkan di alamat kantor.

Ternyata, ada sebuah email yang dikirim oleh saya ditujukan kepada saya, bahasa Inggris lagi. Isinya, kalau saya dirampok habis-habisan di Spanyol dan saya minta uang 4000 Euro. Padahal ke Spanyol pun saya belum pernah. Saya menduga email ini akan berbuntut, karena alamat relasi, sahabat, keluarga yang ada di account Yahoo saya pasti akan dikirimi email aspal ini.

j0148987.JPGBenar, tak lama teman-teman, kerabat dan sahabat saya meminta konfirmasi ke saya melalui sms. Saya memang tak sempat mengopi alamat email para relasi saya yang ada di Yahoo. Jadi, sekalian membalas konfirmasi tersebut, saya juga membuka buku alamat di hp saya. Dan semua alamat yang tercantum di hp, baik punya email saya ataupun tidak, saya kirimi kabar email aspal tersebut sekaligus mengumumkan email saya yang syah: sriyadi@gmail.com.

Ini pelajaran berharga buat saya. Beberapa hari sebelum email saya itu dibajak, saya digelontori email yang mengatasnamakan Yahoo. Saya curiga karena ada yang dikirim dari Yahoo.UK dan sebagainya. Karena itu email-email tersebut langsung saya delete. Tetapi pada hari naas itu, nyelonong email yang dikirim dari accountservice@yahoo.com yang berisi peringatan apabila dalam 2 minggu sejak email ini diterima, bila saya tidak melakukan registrasi ulang, email saya akan dihapus dari Yahoo.

Karena itu tanpa pikir panjang form regitrasi ulang saya isi lengkap dengan password (!) begitu pula tanggal & bulan kelahiran, tetapi tahun saya kosongi. Begitu saya send, saya punya firasat jelek, jangan-jangan form itu tipuan.j0174856.JPG

Ketika saya sadar bahwa tindakan saya mengisi form ini salah, terlambatlah sudah. Saya langsung berinisiatif mengubah password, tetapi ternyata sudah keduluan si pembajak itu. Email saya sudah diblok.

Saya lantas minta bantuan ponakan saya yang pintar IT untuk melacak siapa sebenarnya pembajak itu. Ketemu. Ternyata sumbernya berada di Nigeria. Kata ponakan saya, di negara itu memang banyak kursus-kursus tentang bagaimana membajak email dan membuat spam. Tentu saja bukan sekedar iseng, tapi untuk kejahatan.

Saya juga sudah mengadukan hal ini ke Yahoo. Dan Yahoo sudah berusaha membantu. Cuma ketika saya ditanya (the secret and answer: my favorite name) saya benar-benar lupa karena sudah lebih dari 10 tahun. Sudah kakek-kakek lagi.

“Ihlaskan sajalah email itu, lalu bukan account baru lagi,” ujar teman-teman. Barangkali itu langkahj0316866.JPG terbaik,. Tetapi ribuan data dan alamat yang ada di email itu raib begitu saja. Ini yang membuat saya kecewa berat. Padahal itu sudah saya kumpulkan sekian lama. Lagi pula, kekawatiran saya yang lain, kalau ada relasi saya yang berada di luar sono (karena email itu ditulis dalam bahasa Inggris) percaya, dan ia kemudian diperdaya dan dijahati oleh pembajak itu bagaimana?

Saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga tak satu pun teman, sahabat dan kerabat saya teperdaya email aspal itu. Amin.


About this entry