PERJALANAN REMANG

Satu gelas sudah kutuang angan yg saling berdesakan. Tumpah membanjiri marka jalan. Memucatkan wajahmu dari riasan. Lelah merambat ke berbagai celah

Langkah masih sekian lompat. Dan dua tiga tebing akankah terlewat? Di balik tingkap harap cemas meradang. Ragu datang mencoba menebang alang-alang.

Tapi remang tetaplah sebuah jalan berliku atau lempang. Dan kau berada diujung menunggu rindu nyaris beku.

image


About this entry