HALIMUN

image

Biarkan ia datang mengendap. Seperti kesukaannya ketika semua terlelap. Hanya kau tak suka menyergap. Seperti cinta yg tiba-tiba hinggap. Di suatu hati senyap.

Mungkin kau bermaksud menyamarkan wajah luka. Di celah timbunan embun. Di sayap patah daun rimbun. Tapi cinta tak tinggal di sana. Sekian lama.

Jadi tatkala halimun tercenung di halaman. Ia lupa menganyam kalimat tanya. Adakah cinta telah menuliskan alamatnya lengkap? Siapa tahu aku bisa mampir di suatu waktu.

Wates 23 Sept 2012


About this entry