MALAM LEBARAN

image

Kupastikan malam lebaran takkan ada bulan mencorong sendirian. Ia masih susah dilihat dengan mata sederhana. Meski ilmu hitung memastikannya ada. Jadi tak usah risau bila malammu berhias rada kacau.

Ada binatang malam yg kau sebut kembang dengan api membara di kuncupnya. Ada puluhan bintang tergagap menyaksikan cahaya seronokmu melukis malam. Lalu suara takbir bersahutan dihimpit bunyi petasan yg mengagetkan.

Inikah hari kelahiran yg harus disyukuri di tengah dentum kabar penjaga keadilan tertangkap tangan berkorupsi menjadi-jadi. Inilah hari pertaubatan yg sengaja kau hiasi dengan berbagai tindakan keji. Inilah hariĀ  tempat kau menyuci segala kesalahan. Tapi esok kau sengaja mengulanginya atau berpura-pura lupa.

Jadi apalah artinya sebulan kau bertahan dari goda. Hanya berjamu untuknya. Hanya merebah pasrah kepadanya. Neraca hanya miliknya. Nya.

Kalau kemudian kusodorkan nota segala salahku, maukah kau memaafkanku? Dengan hati bersih tanpa suara sendu kusudahi pula kesalahan yg berkecimpung di tubuhmu. Kita mulai langkah esok dengan harapan dan tindakan baru. Tak ada perbuatan keji, apalagi korupsi berulang lagi.

Masih kudengar suara suci di hatimu terdalam. Di malam lebaran.

Jakarta 18 Agt 2012


About this entry