HURUF BESAR
Tak apa kau menyatakannya bertutur beda. Kau menyeret huruf sekenanya. Kadang lucu. Tapi kutahan tawa. Agar kau tak kecewa. Dan bersemangat terus bercerita apa saja.
Aku suka menatap wajahmu ketika kau berkisah Dino yg mengejar mimpimu. Aku tak mengenal siapa yg berleher lebih panjang dari mereka. Dan kau mengingatkanku berulang-kali namanya.
“Ada yg kupingnya lebar sekali. Tanda suka mendengarkan apa saja. Tapi selalu lupa,” sindirmu. Lalu kau menyebut mereka yg paling gendut. “Kalau dicubit tak berasa.
read onKALAU BIANGLALA TAK BICARA
Sudah lama aku tak menyapamu bila bertemu. Saling pura-pura sibuk. Atau saling lupa nama. “Engkaukah itu Biangnya Lulu?” Kau tersipu, kelihatan biangnya.
Baru saja aku ketemu Lulu, lupa melulu. Mungkin karena sudah aus syaraf ingatku. Atau sedang mendaki tua merangkul lupa. Tapi apa hubungannya dengan bianglala? Ya tak ada, kenapa maksa.
Bianglala yg tak kulupa ialah mainan senja.
Wates, 16 April 2012
read on


